Foto : Kepala Seksi Farmasi Dinkes Sulawesi Utara Gerald Rundengan

Dinkes Sulut Tegaskan Tiap Apotek Harus Punya Apoteker

Dinas  Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara  melalui Kepala Seksi Farmasi Gerald Rundengan  mengatakan operasional apotek harus diawasi oleh apoteker.
“Setiap pengelolaan obat harus ada tanggung jawab dari apoteker. Obat itu sifatnya racun, jadi jangan sembarangan memberikan. Jika tidak ada pengawasan apoteker, ptaktik apotek tidak diperkenankan,” ujar nya di sela sela acara Sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Aula Kantor Walikota, Kamis, (20/4/2017)

Gerald mencontohkan pada pemberian antibiotik yang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Tanpa apoteker, dikhawatirkan isi dan jumlah antibiotik itu tidak sesuai dengan dosis menurut penyakit yang diderita. Ia juga mengingatkan pedoman ini berlaku bagi semua apotek

Lebih lanjut, Gerald mengatakan akan melakukan monitoring kepada seluruh kegiatan operasional apotik di Sulut dengan bekerja sama berbagai pihak termasuk BPOM provinsi dan Dinkes Kab/Kota

“Kami sering turun lakukan monitoring,sekalipun tenaga terbatas oleh nya kami akan bekerja sama denganpemerintah kab/kota se Sulut

Pantauan bulawanews.com di lapangan ada bebeapa Apotik di Kota Kotamobagu teridikasi dalam operasional nya tidak didampingi tenaga Apoteker

Apotek sebagai salah satu sarana pelayanan kesehatan perlu mengutamakan kepentingan masyarakat dan berkewajiban menyediakan, menyimpan dan menyerahkan perbekalan farmasi yang bermutu baik dan keabsahannya terjamin.Serta ditunjang dengan apoteker  yang handal dan memiliki kompetensi

 

Tim liputanbulawanews.com

 

 

 

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Wawali Hadiri Paripurna KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2022 Kota Kotamobagu

BULAWANNEWS.COM,KOTAMOBAGU-Mewakili Wali Kota, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, SH., menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka ...