Foto : Gereja HKBP Kramat Jati (Dok HKBP Kramat Jati)

KPK Tantang Gereja untuk Audit Keuangan

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Alexander Marwata, menantang gereja untuk melakukan audit keuangan. Menurutnya, audit untuk lembaga keagamaan, termasuk gereja, penting karena akan memberi contoh kepada pihak lain, termasuk instansi pemerintah dan sektor swasta.

Hal itu, jelas Marwata, demi mendorong transparansi.“Paus Fransiskus telah menunjukkan sebuah contoh yang bagus dengan mengundang akuntan atau ekonom untuk mengaudit keuangan Vatikan,” kata Marwata, dikutip Kamis (20/7/2017).

Senada dengan hal itu, Viktor S Sirait, tokoh muda Kristen sekaligus pengurus alumni Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), menganggap gereja harus memberikan contoh transparansi pengelolaan aset dan keuangan yang baik dan benar. Sekalipun, warga gereja tidak terlalu mempertanyakan pengelolaan keuangan tersebut.

“Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Persoalan internal gereja banyak diawali dari pengelolaan keuangan yang tidak transparan,” kata Viktor yang merupakan warga gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Ia menambahkan jika pengelolaan keuangan gereja tidak transparan, maka layak diragukan bahwa ada penyelewengan.

Hal yang sama disampaikan Yulius Silalahi, warga Gereja GPIB. Menurutnya transparansi keuangan gereja sangat penting menghindari pengelolaan yang sewenang-wenang.

“Tantangan KPK itu perlu dijawab oleh gereja. Jangan gereja selama ini bicara harus transparan kepada pihak lain tetapi di dirinya tak transparan. Gereja harus berani diaudit karena uang yang mereka kelola adalah uang warga gereja,” kata Yulius.

Sumber : Tahu Berita.com

 

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Jemaat “Stay At Home”. Gereja GBI Kasih Karunia Kotamobagu Gelar Ibadah Kenaikan Isa Almasih Secara Live Streaming

RELIGI KRISTEN, BULAWANEWS.COM – Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Kasih Karunia Kotamobagu dipastikan tidak akan ...