Disdukcapil Talaud Himbau Masyarakat Segera Melakukan Pencatatan Sipil

Melonguane, Bulawanews.com – Masih banyaknya masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud yang belum melakukan pencatatan sipil, menjadi tugas berat Dinas Kependudukan Dan Catatan  untuk selalu memberikan sosialisasi dan himbauan

Tadi pagi bertempat di Aula Kantor Disdukcapil Rabu (21/2/2018) dilaksanakan pencatatan sipil kepada pasangan suami istri asal desa Tarun Kec. Melonguane,  Yang sebelumnya kedua warga ini sudah diteguhkan sah secara agama pada tahun 1992, namun belum melakukan pernikahan sah secara hukum. Oleh sebab itu dilaksanakan kegiatan tersebut

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pelayanan dan Pencatatan Sipil Dra. Suryati M. Unas, M.Si menurutnya pernikahan sudah diatur dalam UU Perkawinan Republik Indonesia No. 1 Tahun 1974 Bab 1 tentang dasar Perkawinan.

“Untuk itu kedua pasangan ini melakukan penandatangan pengesahan serta di saksikan oleh saksi keluarga  dan pemerintah,” ujarnya

Lebih lanjut, Suryati menjelaskan bahwa pihaknya sudah 3 tahun pelayanan keliling turun ke kecamatan sampai ke desa-desa untuk menjangkau keluarga-keluarga yang belum melaksanakan pencatatan sipil.

“Dengan sosialisasi dan pendekatan kami laksanakan, ke seluruh desa dengan dibantu instansi terkait serta aparat desa/kecamatan,” imbuhnya

Dan himbauan kembali agar masyarakat yang belum melakukan pencatatan sipil agar segera mengurusnya. Tujuannya agar masyarakat yang ingin mengurus dokumen-dokumen lain lebih dipermudah.

“Masih ada masyarakat yang belum memahami pentingnya dokumen kependudukan. Sehingga ada masyarakat lain yang cuek, tidak ambil pusing dengan dokumen kependudukan” tutur Suryati

“Jangan nanti disaat dalam keadaan mendesak baru datang. Contohnya ingin mengurus KK, persyaratannya harus ada Akte Nikah, jika tidak ada pihaknya tidak dapat membuat Kartu Keluarga (KK).” Pungkasnya

Informasi yang dihimpun Bulawanews.com bagi masyarakat yang ingin melakukan pencatatan sipil perlu memperhatikan persyaratan sebagai berikut  seperti: Surat Keterangan dari Kepala Desa bahwa belum melaksanakan pencatatan sipil, Surat Nikah dari Gereja bahwa mereka sudah diberkati dari Gereja, Kartu Keluarga (KK) KTP

Jika semuanya telah lengkap akan dikeluarkan pengumuman 14 hari,  guna memberitahukan kepada ke publik artinya jika tidak ada yang menggugat baru akan dilaksanakan pencatatan sipil. (Melky Tumpia)

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Dinkes Kotamobagu Siapka Jenis Vaksin Bagi Ibu Hamil, Lansia dan Warga Yang Belum Divaksinasi di Kotamobagu

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM –  Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu dr Tanty Korompot kepada awak media, Senin ...