Petugas Pemuktahiran Dinsos Kotamobagu, Irawan Mokodompit, Sedang Mendata di Kelurahan Motoboi Kecil (foto/david)

Dinas Sosial Akan Mutakhirkan Data Fakir Miskin di Kotamobagu

Sarida Mokoginta : Gogagoman Paling Banyak, Sia ‘hanya’ 49 Keluarga

Kotamobagu, Bulawanews.com – Dari total 124 ribu lebih jiwa di Kota Kotamobagu, Desa Sia di Kecamatan Kotamobagu Utara, tercatat paling sedikit jumlah penduduknya. Pun dengan jumlah keluarga kurang mampu alias fakir miskin. Sia juga mengoleksi jumlah paling sedikit: “hanya” 49 keluarga. Sementara, Kelurahan Gogagoman di Kecamatan Kotamobagu Barat menyimpan 776 keluarga miskin.

Demikian antara lain data yang dikeluarkan Kementerian Sosial (Kemensos) per 2015 silam. Basis Data Terpadu (BDT) dari Kemensos juga mencantumkan, total fakir miskin penerima manfaat di Kotamobagu sampai tahun tersebut, mencapai 8.955 kelurga. Data ini kemudian mulai dimutakhirkan oleh Dinas Dosial (Dinsos) Kotamobagu.

“Data ini masih harus diverifikasi dan divalidasi, karena sudah ada perubahan pada tahun 2018 ini. Pemutakhiran data ini diperlukan, agar bantuan yang dikucurkan tepat sasaran. Sebab selama ini, ada keluhan masyarakat bahwa bantuan, seperti beras prasejahtera (rastra) atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tidak tepat sasaran,” kata Kepala Dinsos Kotamobagu, Sarida Mokoginta SH kepada wartawan, Kamis (26/04/2018) kemarin.

Ia mengungkapkan bahwa proses pemutakhiran data tersebut, telah sudah mulai berlangsung sejak minggu lalu. Petugas dari Dinsos mulai ke lapangan, door to door ke rumah-rumah keluarga yang tertera dalam daftar tersebut. “Saya yakin, hasil pendataan akan berubah. Pasti tidak akan lagi mencapai 8.955 keluarga, akan tetapi sudah berkurang,” ucap Mama Dhea –sapaan karab Sarida Mokoginta.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Hukum dan Organisasi Pemkot Kotamobagu ini juga meyakini, pada saat proses pemutakhiran berakhir, maka seluruh bantuan baik dari pusat maupun daerah akan tepat sasaran. Contohnya rastra, RTLH serta lainnya.

Irawan Mokodompit, salah satu petugas pemuktahiran dari Dinsos yang diterjunkan ke lapangan, mengungkapkan, lokasi yang diprioritaskan adalah Gogagoman. “Kami turun lebih dulu di Gogagoman, karena jumlah keluarga miskin di kelurahan tersebut tercatat paling banyak. Jumlahnya mencapai 776 keluarga,” sebut Wawan panggilan akrabnya

Ia kemudian membeberkan secara ringkas, mekanisme pemutakhiran dimaksud. Yaitu, petugas yang turun lapangan harus secara cermat mengamati kondisi keluarga yang ada dalam BDT. Setelah itu, mengisi formulir sesuai dengan fakta atau kondisi riil dan terkini dari keluarga yang didatangi (David/*)

Data Keluarga Miskin di Kotamobagu

 

Kecamatan No. Kelurahan/Desa Jumlah
Kotamobagu Utara 1 Biga 155
2 Bilalang I 136
3 Bilalang II 232
4 Genggulang 133
5 Pontodon 122
6 Pontodon Timur 90
7 Sia 49
8 Upai 224
Sub Total Kec. Kotamobagu Utara 1.141
Kotamobagu Timur 1 Kobo Besar 207
2 Kobo Kecil 402
3 Kotobangon 395
4 Matali 354
5 Motoboi Besar 217
6 Moyag 230
7 Moyag Tampoan 119
8 Moyag Todulan 170
9 Sinindian 200
10 Tumobui 302
Sub Total Kec. Kotamobagu Timur 2.596
Kotamobagu Selatan 1 Bungko 162
2 Kopandakan I 335
3 Mongondow 180
4 Motoboi Kecil 447
5 Pobundayan 333
6 Poyowa Besar I 400
7 Poyowa Besar II 357
8 Poyowa Kecil 308
9 Tabang 349
Sub Total Kec. Kotamobagu Selatan 2.871
Kotamobagu Barat 1 Gogagoman 776
2 Kotamobagu 366
3 Mogolaing 369
4 Molinow 521
5 Mongkonai 165
6 Mongkonai Barat 150
Sub Total Kec. Kotamobagu Barat 2.347
Total Keluarga BDT Kota Kotamobagu 8.955

Sumber: Dinas Sosial Kotamobagu

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Menangkan BERKAH Dan OD-SK Di Bolsel, Nayodo Koerniawan Turun Lansung Kampanye.

POLITIK, BULAWANEWS.COM – Nayodo Kurniawan turun lansung berkampanye untuk menangkan Pilkada Bolaang Mongondow (Bolsel) dan ...