Tuange – SWM Saling Klaim, Talaud Tetap Aman

Talaud, Bulawanews.com – Saling klaim Tuange – Manalip pada tampuk kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Kepulauan Talaud, yang menimbulkan polemik di masyarakat, situasinya tetap aman dan terkendali

Pantauan Bulawanews.com terlihat ketika Bupati non aktif Sri Wahyuni Manalip (SWM) pada Jumat (6/4/2018) kembali ke kantor usai menjalankan sanksi pemberhentian sementara sebagai Bupati oleh Mendagri Tjahjo Kumolo selama tiga bulan terhitung 5 Januari – 5 April 2018, Terkait keberangkatannya ke Amerika Serikat (AS) pada 20 Oktober – 13 November 2017, silam tanpa izin Mendagri dan Gubernur Sulawesi Utara

Sri Wahyumi Maria Manalip menegaskan bahwa dirinya sudah secara sah menjabat Bupati Talaud, hal tersebut disampaikannya kepada awak media di Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (6/4/2018)

Manalip mengatakan bahwa apa yang selama ini menjadi pertanyaan dimasyarakat kini sudah terjawab bahwa dirinya adalah masih Bupati Talaud Aktif, tetapi karena dirinya menjadi salah satu peserta Pilkada sesuai undang-undang harus mengajukan cuti

“Jadi maksud kedatangan saya ke kantor bupati, adalah untuk menjelaskan kepada masyarakat, Bahwa saya sudah menerima surat pengaktifan kembali dari kemendagri sebagai bupati kabupaten kepulauan talaud sampai 2019,” Tegas Manalip

Lebih lanjut, Manalip mengatakan bahwa surat pengaktifan tersebut menjadi acuan baginya untuk mengajukan ijin cuti kampanye terkait ke ikut sertaannya dalam Pilkada Talaud 2018.

“Surat Pengaktifan ini menjadi acuan saya untuk mengajukan cuti kampanye,” pungkasnya

Sementara itu Plt Bupati Talaud Petrus Simon Tuange, S.Sos, M.Si ketika tiba di Melonguane, Jumat (6/4/2018) menggelar Konferensi Pers yang bertempat di Kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Talaud, mengatakan bahwa dirinya akan menjalankan tugas sebagai Plt Bupati bukan pejabat sementara (Pjs) mulai 6 April – 23 Juni 2018

“Saya secara Sah menjabat sebagai Plt Bupati Talaud, bukan pejabat sementara yang diberi mandat kepercayaan oleh Mendagri melalui Gubernur Sulut, berdasarkan surat nomor 858/1548/sekr.Ro.Pemhumas yang secara resmi menugaskan saya secara resmi sebagai pelaksana tugas,” tegas Tuange

Dengan demikan secara jelas dan tegas terhitung sejak pukul 01.00 (wita) tadi malam atau tepatnya tanggal 6 April 2018, Tuange ditugaskan sebagai pelaksana tugas bupati sampai tanggal 23 Juni atau hingga berakhir masa kampanye

Lebih lanjut, Tuange pun menegaskan sebagai Plt Bupati dalam menjalankan segala bentuk tugas dan kewenangan bupati juga menjadi haknya.

“Sebagai pelaksana tugas bupati, saya bisa membahas APBD, saya juga bisa memutasikan aparatur sipil negara (ASN) sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku karena saya adalah pelaksana tugas  dan kewenangan bupati kabupaten kepulauan talaud,” imbuh Tuange.

Selanjutnya Tuange menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Porodisa agar menjaga suasana tetap kondusif, aman dan damai di tanah Porodisa.

“Untuk itu saya menghimbau kepada warga masyarakat kabupaten kepulauan talaud untuk tetap menjunjung tinggi adat ditanah porodisa ini agar tetap tenang dan menjaga suasana yang kondusif serta rasa persaudaraan saling baku bae di tanah porodisa ini,”pungkasnya

Sejauh ini situasi kondisi keamanan Kabupaten Kepulauan Talaud masih kondusif, aman dan terkendali dan masyarakat tidak terpengaruh dengan polemik saling klaim di tampuk pemerintahaan (Melky Tumpia)

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Penampilan Grup Masamper Sahabat Tanpa Batas Iringi Peresmian Gereja GMIBM PNIEL Gogagoman.

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Grup Masamper Putra Kota Sahabat Tanpa Batas (STB) Katulidan tampil menyanyikan dua ...