Pemkab Talaud dan Kejari MoU Bersama

Kawal Dandes, Kajari dan Pemkab Talaud MoU Dokumen TP4D

TALAUD, BULAWANEWS.COM – Pemerintah kabupaten Kepulauan Talaud bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Talaud mengumpulkan seluruh Kepala Desa (Kades) dan Bendahara Desa , bertempat di Aula BKPSDM, Selasa (15/5/2018)

Adapun maksud pertemuan terkait Pendampingan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud Untuk Pengelolaan Program Kegiatan  Yang di Biayai Dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (Dandes) di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun 2018.

Berbagai arahan, pengetahuan dan pemahaman diberikan kepada perangkat desa dalam mengelola Dandes yang baik dan benar, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan agar terhindar dari penyelewengan.

“Lewat pengawalan TP4D diharapkan permasalahan yang dihadapi dalam menyerap anggaran dan pelaksanaan pembangunan yang ada di tiap desa terminimalisir,”ucap Plt Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange, S.Sos., M.Si dalam sambutannya

Ia pun menambahkan lewat slogan kepala desa sahabat jaksa. Para kepala desa tak perlu takut. Karena Jaksa akan mengarahkan anda jika salah jalan. Terkait pengelolaan dandes. TP4D bekerjasama dengan Inspektorat akan melaksanakan pendampingan dan pengawasan, sebagai upaya pencegahan penyimpangan dan kerugian negara. Pemda sangat mengapresiasi terobosan Kajari dan Jajaran. Kiranya ini memberikan semangat dan rasa percaya diri  perangkat desa, ujarnya

Sementara itu, Kajari Kepulauan Talaud Hendry Silitonga, SH mengungkapkan , sengaja meminta kepala desa yang hadir disini membawa sekdes dan bendahara.

Dari persepektif hukum Kajari menjelaskan, pertanggung jawab pengelolaan kolektif kolegial. Kepala desa tidak boleh berdiri sendiri mengelola dandes. Artinya dana desa harus dikelola bersama. Apabila ditemukan ada kepala desa yang mengelola dandes tanpa sekdes, bendahara dan BPD. Itu patut dicurigai mempunyai itikad tidak baik.

“Pengelolaan dana desa tidak boleh main – main. Transparansi, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin. Menyikapi apa yang disampaikan Pak Bupati tadi. Jika di Talaud nanti akan dibuat suatu pilot project terkait transparansi anggaran dandes. Saya sebagai Kajari akan mengimplementasikan dan mengaplikasikan ini,”tegas Kajari

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Inspektur Kabupaten Kepulauan Talaud, Moudy R. Gumansalangi, Kepala DP3 AMD, Max Binilang dan sejumlah pejabat di lingkup Pemda, serta ada sekitar 218 dari 284 Kepala Desa dan Bendahara yang ada di 142 Desa di Kabupaten Kepulauan Talaud. (Melky Tumpia)

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Menangkan BERKAH Dan OD-SK Di Bolsel, Nayodo Koerniawan Turun Lansung Kampanye.

POLITIK, BULAWANEWS.COM – Nayodo Kurniawan turun lansung berkampanye untuk menangkan Pilkada Bolaang Mongondow (Bolsel) dan ...