Ruang tamu di rumah korban

Oknum ASN Bolmong di Polisikan, Dugaan Kasus Pemerasan dan Pengancaman

HUKRIM, BULAWANEWS.COM – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Bolang Mongondow (Pemkab Bolmong) TM  alias Tri (39), dilaporkan atas dugaan kasus perampasan dan pengancaman, Senin (18/6/2018) 

Ia dilaporkan korbannya, NDP (37) warga Desa Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang mengaku Bahwa pada Senin (18/6/2018) sekitar pukul 22.00 wita, Terlapor TM mendatangi rumahnya.

Ketika itu korban sedang tertidur didalam kamar, tiba-tiba terlapor masuk ke rumah lewat dapur belakang dan membangunkan korban dengan cara yang kasar. “Dia (Terlapor) menyuruh saya bangun dan membentak-bentak saya. Katanya mau menagih hutang,” tutur korban.

Ketika itu terlapor sudah dalam keadaan emosi dan marah-marah serta datang membawa banyak massa ke rumah pelapor

Dalam keadaan takut dan pelapor menanyakan tentang hutang yang disebutkan, karena merasa hutang tersebut adalah hutang dari mantan suaminya.

Tanpa berpikir panjang terlapor kemudian secara paksa mengangkut barang-barang yang ada dirumah korban. Kemudian dibawa dengan mobil sebagai jaminan.

“Dia (Terlapor) tidak mau menjelaskan dan langsung main angkat satu set sofa, kemudian di naikkan ke mobil dan dibawa pergi. Saya pada saat itu menghindar pergi ke rumah orang tua, karena terlapor sudah berlaku tidak baik dan melakukan pengancaman,” ungkap korban.

Selain perabotan rumah yang dibawa oleh terlapor, korban juga mengaku kehilangan dompet miliknya yang berisi surat-surat penting serta uang tunai. Dari total keseluruhan korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Merasa keberatan dengan peristiwa tersebut, Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanaan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Modayag, dengan harapan terlapor dapat diproses hukum karena melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan.

Sementara itu, Kapolsek Modayag AKP Slamet ketika di konfrimasi Rabu (20/6/2018) Usai kegiatan Sertijab di Polres Bolmong membenarkan laporan dengan No,Pol:LP74/VI/2018/Sulut/Res-Bm/Sek-Mdg, Tanggal 19 juni 2019. Dan berjanji akan menindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku

“Laporan sudah kami terima, Tentunya akan kami tindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” singkatnya (Salman)

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Prestasi Hebat: PHO Cemerlang, CV. Bintang Pratama Sabet Apresiasi Penuh

BULAWANEWS.COM, KOTAMOBAGU – Tim Provisional Hand Over (PHO) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ...