Foto : Baznas Kotamobagu

TETAP LAYANI PENGUNGSI DI SAAT LIBUR.

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Duka bencana Palu masih mengundang empati dan keprihatin semua kita selaku sesama anak bangsa. Tidak heran jika itu pula yang membuat semangat untuk membantu para korban terdampak bencana Palu ini masih terus berkobar.

Giat Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kotamobagu Sabtu (20/10/18) ini salah satunya masih menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah pengungsi yang ada di Kotamobagu. Mereka merupakan penduduk Palu yang masih memiliki hubungan karib keluarga di daerah ini. Anggota tim yang lain sementara ini juga membantu membawa salah satu anak korban bencana asal Biga untuk menjalani perawatan.

Satu diantara keluarga yang dikunjungi Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS KK untuk mendapat bantuan hari ini adalah keluarga Ibu Sultje Pandegirot bersama ketiga anaknya serta satu orang lagi kerabatnya yang datang menyusul ke Kotamobagu.

Sebelumnya, ibu dan ke tiga orang anaknya ini ikut mengungsi ke Kotamobagu bersama-sama rombongan tim relawan Kotamobagu yang yang pulang usai melaksanakan tugas kemanusiaan di Palu, Sigi  dan Donggala SULTENG Minggu (14/10/18) pekan lalu. Menumpangi mobil milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KK, keempat wanita ini tiba bersama-sama kami di Kotamobagu pada Senin 16 Oktober.
Keempat wanita ini pun langsung diantarkan ke rumah kekuarganya di daerah Togop.

Menggunakan ambulan, siang tadi Tim BTB Baznas KK telah mengantarkan bantuan bahan makanan, sabun, pembalut, lauk siap santap, dan setengah koli (60 kg) beras kepada keluarga ini.

Menurut Koordinator Posko Penanggulangan Bencana Baznas KK, Jainudin SP, pihaknya masih terus akan menyalurkan bantuan kepada para pengungsi korban bencana Palu, Sigi, dan Donggala yang ada di Kotamobagu.

“Selama stok bahan bantuan logistik ini masih ada, insyaAllah kami tetap akan layani mereka (para pengungsi, Red), yang oenting merekabtelah melapor ke desa/kelurahan setempat dan mendapat surat rekomendasi. Bahkan jika mereka bisa datang langsung ke Baznas, mereka boleh memilih sendiri pakaian bekas yang menurut mereka cocok, karena kalau kami yang antar pakaian, kuatir belum semuanya bisa pas dipakai”, terangnya.

Terpisah, Ketua Baznas KK, Rusdin Bonde SPdI mengimbau, agar warga yang masih mau menyalurkan bantuannya bisa dalam bentuk bahan makanan atau dana.

“Untuk sementara ini, bantuan pakaian sudah berlebih, bahkan belum terangkut sepenuhnya mengingat masih banyak yang belum di sortir,” imbuhnya.

Masih menurut Rusdin, pihaknya memohon maaf jika masih ada keluarga korban pengungsi yang belum kebagian bantuan. Ia mengharap kiranya lurah dan sangadi bisa secara proaktif melapor ke Baznas jika ada warganya yang kedatangan pengungsi dari Palu, Sigi maupun Donggala. (rilis, 20/10/18)

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Menangkan BERKAH Dan OD-SK Di Bolsel, Nayodo Koerniawan Turun Lansung Kampanye.

POLITIK, BULAWANEWS.COM – Nayodo Kurniawan turun lansung berkampanye untuk menangkan Pilkada Bolaang Mongondow (Bolsel) dan ...