Komisi I DPRD Sulut di Sel Khusus Narkoba (Foto: David/Bulawanews.com)

Komisi 1 Deprov Dapati Ada Bayi di Rutan Kotamobagu. Ada Apa?

HUKRIM, BULAWANEWS.COM – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kotamobagu, mendadak menjadi perhatian 5 anggota Dewan Provinsi (Deprov) Sulawesi Utara. Kelima anggota legislatif (Aleg) yang tergabung di Komisi 1 ini yakni Ferdinand Mewengkang (ketua),James Tuuk, Hi Tommy Sako, Hi Adri Imban dan Syeni Kalangi (anggota), datang untuk melihat serta memantau perekaman e-KTP bagi warga Rutan, terkait pelaksanaan Pemilu 2019 ini.

Tak hanya meliat suasana serta proses perekaman, para Aleg juga menyempatkan diri meninjau lingkungan Rutan kelas II B Kotamobagu ini. Satu persatu sudut bangunan ditinjau mulai dari sel tahanan laki-laki hingga sel tahanan khusus wanita. Para Aleg juga menyempatkan diri berdialog dengan para warga Rutan yang sedang menjalani masa tahanan.

“Ini sel tahanan apa, berapa orang tahanan di dalam?, tanya Mewengkang kepada petugas Rutan, saat meninjau salah satu blok sel.

“Kalu yang ini sel khusus napi narkoba”, jawab Busen Kasubsi Pelayanan Tahanan.

Yang menarik saat meninjau sel tahan wanita, kelima Aleg terperanjak terkejut ketika meliat ada balita di salah satu sel tahanan wanita.

“Kok ada balita di sini,” heran James Tuuk, yang dikenal vokal dari Fraksi PDI-P ini. Dijelaskan Kepala KPR Rutan, Djoni Tumangken,SH bahwa balita tersebut ada karena sang ibu saat melahirkan sudah dalam masa tahanan.

“Itu pak anak dari tahanan yang melahirkan disini”, kata Djoni.

Usai kunjungan di Rutan Kotamobagu, kepada awak media Ferdinand Mewengkang mengatakan bahwa dirinya bersama kawan-kawan Komisi I akan memperjuangkan kondisi rutan yang saat ini sudah over kapasitas

“Saya katakan ini lembaga pembinaan, diharapkan mereka semua keterlibatan masalah hukum ini sebuah tempat untuk dibina sehingga tentu mereka harus mendapatkan tempat yang comfortable, itu yang kami perjuangkan karena kondisinya sudah melebihi kapasitas,” ujarnya.

Sekadar diketahui kedatangan kelima Aleg ini pada Jumat (18/1/2019) kemarin. Dari kunjungan tersebut didapati informasi juga bahwa saat ini jumlah penghuni Rutan Kelas II B Kotamobagu berjumlah 329 orang yang terdiri dari Tahanan 182 orang dan Narapidana 146 Orang. Padahal idealnya Rutan tersebut harusnya hanya diisi 150 warga saja. Akibat kelebihan kapasitas penghuni rutan harus tidur berdesakkan di dalam sel yang tersedia. (David)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Polisi Masih Menjaga Lokasi Penemuan Granat 

HUKRIM, BULAWANEWS.COM – Jembatan sungai katulidan kelurahan Gogagoman yang mana pada pukul 9.00 tadi pagi ...