Belajar Sistem Data, DPRD Pohuwato Kunjungi Pemprov Sulut

POHUWATO,BULAWANEWS.COM – Melirik canggihnya tekhnologi dan pengolahan data yang ada di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato melakukan Studi Banding (Stuban) ke Pemprov Sulut, pada Kamis (14/2/2019.

Stuban ini dilakukan DPRD Pohuwato, guna mempelajari pengolahan Data system dan kecangggihan tekhnologi yang digunakan Pemprov Sulut.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pohuwato Lilis Darise. Ia mengatakan, ketersediaan data system yang dipadukan dengan kecanggihan tekonologi seperti milik Pemprov Sulut patut untuk di contoh, dimana untuk basis data yang dimiliki pemerintah hampir mencakup seluruh sektor.

“Penyediaan data disana sudah sangat canggih, karena bukan hanya data dimasing-masing sektor, untuk data kependudukan yang dimiliki pemerintah pun benar-benar valid dan lengkap. Bahkan untuk masyarakat yang belum membayar pajak pun akan muncul indikatornya dalam big data tersebut. Jika ini bisa diterapkan di Kabupaten Pohuwato, saya yakin program-program yang dijalankan pemerintah daerah akan lebih optimal, sehingga upaya pengentasan kemiskinan di daerah kita pun akan beroleh hasil yang lebih,” ucap Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Lilis.

Rombongan Komisi gabungan DPRD Pohuwato ini langsungmengunjungi Baperlitbang Pemprov Sulut, yang langsung disambut oleh Kepala Baperlitbang bersama jajarannya  di Kota manado.

Sementara, Sekretaris Komisi III DPRD Pohuwato Arman Lamasai juga menambahkan. Ia mengatakan, Upaya Pemda dalam menekan angka kemiskinan, maka harus disertai dengan data yang valid, terutama data kependudukan masyarakat.

Ia berharap, kedepannya masing-masing OPD dapat melakukan peninjauan dan pendataan langsung dilapangan. Sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar bisa sesuai dan tepat sasaran.

“Jadi intinya adalah validasi data yang ada, kurangnya data akurat kerap menjadi persoalan di masyarakat.Sehingga terkadang program belum tepat sasaran. Untuk itu Pemda, dalam hal ini dinas-dinas terkait, agar bisa turun melihat keadaan masyarakat miskin secara langsung di lapangan, tanpa menunggu data dari desa. Dengan begitu data yang diperoleh valid, berdasarkan peninjauan langsung di lapangan, dan tentu program-program yang dijalankan pun akan tepat sasaran,” jelas Politisi Partai Keadilan Sejahtera.(Dahlan Hapulu)

 

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ezza Grosir Gogagoman Sediakan Baju Daster

POTENSI DAERAH, BULAWANEWS.COM – Ingin miliki pakaian daster dan babby Doll Modern, silahkan datang EZZA ...