Bawaslu Kotamobagu Gelar Diskusi Penanganan Perkara Pemilu 2019
Bawaslu Kotamobagu saat menggelar Diskusi dengan para Awak Media. Jumat (29/3)/Foto: Wandy.

Bawaslu Kotamobagu Gelar Diskusi Penanganan Perkara Pemilu 2019

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kotamobagu, menggelar diskusi penanganan perkara Pemilu dengan para awak media Kotamobagu, dalam agenda Media Gathering, tentang peran media dalam Pemilu 2019.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kotamobagu Musly L. Mokoginta, bersama 2 anggotanya yakni, Mishart A. Manoppo dan Ivan B. Tandayau, di Kantor Bawaslu Kotamobagu, Kelurahan Kotobangon. Kecamatan Kotamobagu Timur, Jumat 29 Maret 2019.

Pada pertemuan itu, 3 Pimpinan Bawaslu, menjelaskan informasi tentang Tindak Pidana Khusus Pemilu 2019. Menurut mereka dalam penanganan kasus Pemilu, keputusan hasil perkara Pemilu bukan hanya kewenangan Bawaslu, tetapi diputuskan bersama oleh 3 Instansi yang tergabung dalam Gabungan Keamanan Terpadu (Gakumdu) Kotamobagu.

“Penanganan perkara Pemilu, hasil penyidikannya akan diputuskan oleh 3 instansi yang tergabung dalam Gakumdu, terdiri dari pihak Polres Kotamobagu, Kejaksaan dan Bawaslu. Artinya temuan pelanggaran akan ditentukan hasilnya oleh penyidik dari 3 instansi tersebut, “ ujar Mishart, anggota Bawaslu Kotamobagu bidang  Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa.

Senada, Ivan Tandayu, anggota Bawaslu bidang Humas dan Antar Lembaga, juga menambahkan, ketika ada temuan pelanggaran Pemilu, maka Bawaslu akan berkoordinasi dengan Instansi terkait, yang berkompten untuk memberikan sangsi.

Misalkan, Media Cetak ataupun Media Siber, yang melakukan pelanggaran etika jurnalis, dalam pemberitaan yang mendukung salah satu satu partai tertentu. Maka, kasus tersebut akan diteruskan ke Dewan Pers untuk diproses lebih lanjut.

“Bila nanti ditemui kasus-kasus pelanggaran etika jurnalis, maka persoalan tersebut akan diteruskan ke Dewan Pers, tetapi harus melalui rekomendasi dari Gugus Tugas bentukan Gakumdu. Hal ini sebagaimana tertulis dalam aturan PKPU No 23, 28 dan 33 berkaitan dengan kampanye, “ ujar Ivan.

Tandayu juga menjelaskan, bahwa pihak Bawaslu hanya sebatas mengawasi, peserta Pemilu dalam melakukan iklan kampanye di media tertentu.

“Ketika ada peserta Pemilu yang melakukan iklan Kampanye, nanti akan kami lihat durasinya, materinya dan sebagainya. Dalam iklan akan kami lihat apakah ada temuan pelanggaran undang-undang. Jika ada, maka, akan kami tindak, dan proses lebih lanjut, “ ungkapnya. (David/Wdr)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Wawali Nayodo Tinjau Persiapan Panen Jagung Di Kobo Besar

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Rabu (15/7) besok, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey direncanakan akan hadiri ...