Bupati Syarif Ajak Imam dan Pemangku Adat Gelar Tonggeyamo Penetapan Puasa Ramadhan Besok
Bupati dan jajaran Pemkab Pohuwato bersama Imam serta Pemangku Adat saat menggelar Tonggeyamo Penetapan Puasa Ramadhan

Bupati Syarif Ajak Imam dan Pemangku Adat Gelar Tonggeyamo Penetapan Puasa Ramadhan Besok

POHUWATO, BULAWANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato menggelar Sidang Isbat, satu Ramadhan bersama para Imam dan Pemangku Adat (Bate) Pohuwato, Mnggu (5/5/2019) malam tadi.

Sidang ini dipimpin langsung oleh Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga, dan jajaran OPD, Camat, serta Forkopimda di Rumah Dinas (Rudis) Bupati Pohuwato

Dalam sambutannya, bupati mengucap syukur atas penetapan satu Ramadhan, yang jatuh pada Senin 6 Mei 2019, besok.

“Patut kita syukuri bersama, setelah di umumkan oleh pak Mentri dan di kuatkan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama, satu ramadhan jatuh tanggal 6 mei 2019, besok. Ramadhan jatuh bertepatan dengan tanggal dan hari kelahiran Kabupaten Pohuwato, Insya Allah puasa ini membawa berkah bagi Pohuwato tercinta, “ ujar bupat

Mnurutnya, kegiatan Tonggeyamo ini juga serentak dilaksanakan oleh pemangku di 13 Kecamatan se-Kabupaten Pohuwato dalam rangka penentuan satu Ramadhan

Lebih lanjut bupati mengatakan, “untuk itu atas nama pribadi, keluarga, pemerintah dan Forkopimda, izikan saya nenyampaikan selamat kepada semua umat muslim di Kabupaten Pohuwato, untuk bersama-sama melaksanakan Ibadah Puasa di bulan suci Ramadhan 1440 H, “ ungkap bupati

Semoga amalia kita, tambah bupati, di terima oleh Allah SWT, mari kita ramaikan mesjid, kita ramaikan tempat tempat ibadah mushola yang ada, dan Insya Allah pemerintah akan melaksanakan Safari Ramadhan, yang rencananya dilaksankan 6 hari setelah awal ramadhan.

“Saya juga sangat bermohon doa, Insya Allah kita di berikan kesehatan, dan diberikan umur panjang. Dampng itu ada hal penting untuk menjadi perhatian nersama, bahwa saat ini masih dalam kondisi musim hujan yang estrim, sehingga semua agar tetap waspada, dan kuta tentu (watiya mohile maafu mohile dua de mongo wutato mongo dula latiya) bapa bapa ibu ibu para imam (bolo duai mai lipuu botiye Insya Allah di jahukan dalam bencana “ tutup syarif (Dahlan)

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*