Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Anggota GRANAT Langsung di Nonaktifkan
Pengurus LSM GRANAT Pohuwato saat menggelar rapat. Minggu (7/7)/Foto: Istw

Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Anggota LSM GRANAT Pohuwato Langsung di Nonaktifkan

POHUWATO,BULAWANEWS.COM – Belum lama ini operasi penggerebekan yang dilakukan oleh Tim Satnarkoba Polres Pohuwato, pada Sabtu (05/07/2019) lalu, berhasil mengamankan 3 orang tersangka positif menggunakan Narkoba.

Mirisnya, dari 3 tersangka yang diamankan, salah satunya adalah anggota LSM Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Pohuwato yang berinisial DD. Meskipun belum ada keputusan hukum soal nasib anggota tersebut, Ketua DPC Granat Pohuwato langsung menggelar Rapat Harian terbatas, pada Minggu (07/07/2019).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Granat Pohuwato, Ismail Abas. Dihadiri oleh sejumlah pengurus seperti Sekretaris Ronal Tine, Wakil Ketua I Fathan Antula dan Wakil Ketua II Hamid Toliu serta para ketua Bidang. Mereka langsung membahas persoalan yang menyangkut anggota Granat tersebut.

Sekretaris DPC GRANAT Ronal Tine yang didaulat sebagai juru bicara mengungkapkan, rapat tersebut memutuskan bahwa DPC granat Pohuwato memberhentikan sementara (skorsing) kepada DD dari jabatan Wakil Sekretaris DPC Granat Pohuwato. Sambil menunggu hasil proses hukum lebih lanjut.

“Kami lewat rapat harian terbatas telah memutuskan bahwa memberhentikan sementara saudara DD dari kepengurusan DPC Granat Pohuwato,” ungkapnya.

Upaya skorsing ini kata Ronal telah mengacu pada AD /ART Granat. Dimana dalam AD / ART bahwa setiap anggota maupun pengurus Granat yang terlibat dalam dugaan kasus narkoba harus diberhentikan sementara atau dipecat jika telah memiliki kekuatan hukum (ingkrah).

“Bagi kami Granat tidak ada kata tawar menawar jika diantara anggota atau pengurus yang terlibat narkoba.  Dipedoman AD / ART jelas bahwa harus di skorsing atau pemecatan sementara bahkan sampai pemecatan jika terbukti,” terangnya.

Hal lain yang menjadi keputusan rapat kata Ronal adalah Granat senantiasa mendukung dan mengapresiasi upaya Polres Pohuwato dalam pengungkapan narkoba di pohuwato. Namun, Granat meminta kepada Polres untuk menerapkan prinsip equality before the law.

Secara khusus kami menghargai dan mendukung pula upaya keluarga yang memberikan pendampingan hukum melalui kuasa hukum yang ditunjuk oleh keluarga,” pungkasnya.(**)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Pemkab Pohuwato Peringati Bakti Sosial NKRI Ke-123

POHUWATO,BULAWANEWS.COM- Pemkab Pohuwato memperingati Bakti Sosial NKRI ke-123, yang dipusatkan di Lapangan Olahraga Desa TaluduyunuKecamatan ...