DPRD dan Pemkab Pohuwato Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019
Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi dan Wabup Amin Haras saat menandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS TA. 2019/Foto: Dahlan

DPRD dan Pemkab Pohuwato Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019

POHUWATO, BULAWANEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar rapat penandatangan nota kesepakatan bersama, dengan Pemerintah Daerah Pohuwato terkait Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2019.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD kabupaten pohuwato, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Nasir Giasi, selasa( 16/7/2019),

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Nasir Giasi menyampaikan beberapa hal. Ia mengatkan, bahwa di sisa masa bakti anggota DPRD Pohuwato periode 2014-2019, mereka terus melaksanakan tugas dan fungsinya menyelesaikan tugas-tugas secara kelembagaan di legislative.

“Alhamdulillah, para pimpinan fraksi, dan gabungan komisi selama 1 minggu, telah bekerja secara maraton membahas apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab di akhir sisa-sisa masa jabatan. Meskipun masa bhakti kami sudah akan berakhir, tapi kami masih berkomitmen dengan khusnul khotimah, “ ucap nasir yang turut di aminkan oleh undangan rapat.

Lanjutnya mengatkan, “Sebagai lembaga DPRD kami memberikan apresiasi, dan alhamdulillah sesuai dengan siklus perencanaan hari ini KUA PPAS kita lebih cepat dari tuntutan regulasi itu sendiri, ” Nasir Giasi

Nasir Giasi Selaku ketua DPRD, menegaskan bahwa dirinya akan terus mensupport dan mendukung secara kelembagaan atas program pemerintah daerah Kabupaten Pohuwato yang secara langsung bersentuhan dengan kebutuhan rakyat, terutama program pemerintah tentang pemberian nasi tumis kepada masyarakat

“Kami DPRD akan selalu mensupport pemda, karena kami menilai kebijakan umum anggaran perubahan anggaran 2019 sudah berhubungan dengan program rakyat. Terlebih dengan adanya tambahan anggaran program nasi tumis, yang beberapa bulan lalu kita sepakati, sehingga ini perlu percepatan untuk menyahuti apa yang menjadi tanggung jawab kita pemerintah daerah dan DPRD terhadap masyarakat miskin itu sendiri, ” terang Nasir Giasi.

Melalui  wakil bupati pohuwato selaku pemerintah daerah dan sekretaris daerah Djoni nento dan TAPD,

Nasir juga berharap agar dokumen nota pengantar APBD Perubahan 2019, bisa secepatnya dapat di berikan kepada DPRD, melalui BANMUS. Karena Dekab masih masih ada 4 agenda pembahasan ranperda inisiatif yang akan di selesaikan pada masa sidang terakhir di bulan Agustus nanti.

“Melalui pak wabup, kami berharap dokumen bisa segera diserahkan ke Banmus Dewan, untuk di agendakan. Sebab idealnya, setelah pembahasan KUA PPAS Perubahan, maka DPRD siap menunggu untuk di usulkan yang namanya dokumen nota pengantar APBD Perubahan tahun 2019, “ ucap Nasir.

Lanjutnya, Nasir, “Kalo kata pak Wapres JK, lebih cepat, lebih baik, sehingga itu, Banmus pun sudah mengagendakan pada minggu ini sambil melihat perkembangan yang disiapkan pak sekda dan TAPD itu sendiri, “ imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Nasir Giasi berharap agar dokumen perubahan anggaran 2019 secepatnya dapat di serahkan kepada DPRD

“Insyaa Allah, dedikasi kita membangun daerah akan tetap terpatri dalam tugas dan tanggung jawab yang di berikan oleh masyarakat Pohuwato, tutup Nasir. (D.Hapulu)

Apa reaksi Anda tentang artikel ini ?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Syah Ukir Prestasi Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM Dari Kemenkumham RI

POHUWATO, BULAWANEWS.COM – Akhir tahun 2019 Kabupaten Pohuwato mengukir prestasi lewat duet kepemimpinan Bupati dan ...