Kemendes PDTT Gelar Sosialisasi Fasilitasi Pembangunan Model Desa Rumah Anak di Pohuwato

POHUWATO, BULAWANEWS.COM – Kabupaten Pohuwato, menjadi salah satu kabupaten yang terpilih oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, untuk menggelar sosialisasi Program Fasilitasi Pembangunan Model Desa Ramah Anak.

Suatu kebanggan bagi Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pohuwato dimana daerah paling ujung barat Provinsi Gorontalo ini merupakan salah satu dari dua daerah yang ada di Provinsi Gorontalo yang dipilih oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI untuk pelaksanaan Sosialisasi Fasilitasi Pembangunan Model Desa Ramah Anak.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ichsan Convention Center dibuka oleh Sekdakab, Djoni Nento, dan dihadiri Kasubdit Kesejahteraan Masyarakat Ibrahim Bouty dari Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta Marzuki dari Pakar Ahli. Kamis, (18/7/2019).

Dalam sambutannya, Sekda Djoni Nento mengatakan, bahwa program ini adalah program yang terbaru dari Kemendes terkait model desa ramah anak.

“Kita patut bersyukur, Kemendes PDTT memilih Pohuwato sebagai salah satu dari 2 daerah di Provinsi Gorontalo, yang melaksanakan program sosialisasi ini, : ujar Sekda Djoni.

Olehnya, Ia berharap, kepada Kades, BPD, an pelaku-pelaku pembangunan desa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Agar nantinya bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang hasil yang diperoleh pada kegiatan ini.

Lanjut Sekda Djoni, secara nasional untuk tumbuh kembangkan anak harus secara dini, untuk membangun desa kedepan, maka model ini jangan diabaikan. Karena mereka (anak-anak) yang akan melanjutkan pembangunan baik di perekonomian, pemerintahan, politik, sosial  budaya dan lainnya.

“ Jika kita tidak bekali anak dari sejak dini, maka tidak akan ada keberlangsungan kedepannya. Untuk itu, Kemendes fokus sosialisasi Model Desa Ramah Anak. Dan saya meminta kepada peserta mohon disampaikan kepada masyarakat bahwa pertumbuhan anak  penting menjadi perhatian orang tua, “ ungkap sekda.

Sekda Djoni Nento, bahkan sedikit mengenang di masa kehidupan ketika kanak-kanak. Ia mengatakan, di zamannya dulu, makanan yang dikonsumsi belum terkontaminasi dengan zat-zat kimia.

“Makanya anak-anak pada waktu itu tumbuh segar, cerdas, perhatian orang tua juga tidak kalah penting, “ kenang Sekda.

Lanjutnya, “Nah, sekarang berbagai prodak makanan dan minuman sudah terkontaminisasi dengan zat-zat yang tidak memberikan kesehatan bagi anak-anak. Jangan heran jika kini banyak penyakit berupa asam urat, kanker serta lainnya,

Menurutnya, bahan makanan dari unsur haru tanah, kini mungkin hanya tinggal sekian persen, disebabkan banyak makanan yang diproduksi dengan teknologi. Untuk itu, dalam kesempatan ini, agar dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya demi keberlangsungan yang akan datang. (D.Hapulu)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Syarif Mbuinga Membuka Tenis Meja Bupati Cup se Indonesia Timur

POHUWATO,BULAWANEWS.COM.- Bertempat di gedung futsal event Tenis Meja Bupati Cup se Indonesia Timur resmi dibuka ...