Pemkab Pohuwato dan Pemprov Banten Gelar Pembinaan Kepada Para Transmigran
Kadis Nakertans Pohuwato, menyerahkan bantuan pertanian, secara simbolis kepada warga transmigrasi asal Banten/Foto: Dahlan

Pemkab Pohuwato dan Pemprov Banten Gelar Pembinaan Kepada Para Transmigran

POHUWATO, BULAWANEWS.COM – Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, serta Pemkab Boalemo menggelar kerjasama dalam rangka memberikan Pembinaan Pasca Penempatan Warga Transmigrasi asal Provinsi Banten.

Kerjasama ini dilaksanakan oleh Dinas Nakertrans Provinsi Banten dengan Dinas Nakertrans Kabupaten Pohuwato, yang bertempat di Golden Sri, Senin, (15/7/2019).

Pembinaan ini dibuka oleh Kadis Nakertrans Pohuwato, Moh. R. Laisa, bersama Kadis Nakertrans Provinsi Banten yang diwakili Kepala Seksi Transmigrasi H. Safrijon,S.Sos,M.Si.

Dikatakan Kadis Nakertrans Moh. R. Laisa, bahwa Provinsi Banten adalah satu-satunya yang melakukan pembinaan pasca penempatan para transmigrasi. Menurutnya, hal ini bukti kepedulian dari Dinas Nakertrans atau Pemda Banten terhadap warga yang ditempatkan di Pohuwato dan Boalemo sejak 2016 dan 2018.

Oleh karena itu, Pemda Pohuwato mengucapkan terima kasih kepada Pemda Banten yang telah melaksanakan pembinaan terhadap transmigrasi yang juga diikuti oleh penduduk setempat.

Moh. Laisa menjelaskan, bahwa pembinaan ini diperuntukan bagi warga trans Banten yang berjumlah 25 orang, yang terdiri dari 20 orang, asal UPT Sandalan, Taluditi dan 5 orang dari UPT Pangea Kabupaten Boalemo, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan warga tentang cara bercocok tanam baik bulanan maupun tahunan.

Kadis Nakertrans Moh. Laisa, juga berharap pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini, bisa diikuti dengan sebaik-baiknya. Karena akan memberikan motivasi kepada bapak dan ibu selaku warga trans di UPT Sandalan dan Pangea untuk lebih mandri lagi kedepannya.

Ditambahkan kadis, terkait dengan keberadaan warga trans di UPT Sandalan, saat ini kondisi mereka sudah lebih baik dari sebelumnya, berbagai fasilitas umum juga telah disediakan.

“Pemda setempat juga sudah menyediakan lampu penerangan, maupun fasilitas air bersih, bahkan untuk tahun ini akan ada perbaikan jalan, “ ujar kadis.

Sementara itu, Kepala Seksi Transmigrasi H. Safrijon, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Pohuwato dan Pemda Boalemo, yang telah memperhatikan warga Banten.

Sekitar 20 KK warga Banten jelas sudah merupakan warga Pohuwato maupun Boalemo karena secara administrasi mereka sudah memiliki KTP setempat.

“Insya Allah bapak dan ibu bisa sukses di Pohuwato. Meski demikian Pemda Banten bukan sekedar mengirim bapak dan ibu kesini, untuk menjadi beban bagi Pemerintah Provinsi Gorontalo atau Pohuwato. Kami Pemda Banten akan selalu peduli, memberikan kontribusi terhadap Pemerintah Pohuwato dan Boalemo, “ ujar Safrijon.

Lanjut Safrijon, “ Kami berharap warga trans Banten jangan menjadi beban bagi pemerintah yang ada disini, bahkan harus menjadi motivator, yang bisa meringkankan beban pemerintah, “ tandas Safrijon.

Di akhir acara, Kadis Nakertans Pohuwato, dan Perwakilan Kadis Nakertrans Provinsi Banten, serta Nakertrans Provinsi Gorontalo, menyerahkan perlengkapan peserta berupa peralatan pertanian, serta penyerahan benih jagung secara simbolis. (D.Hapulu)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Syarif Mbuinga Membuka Tenis Meja Bupati Cup se Indonesia Timur

POHUWATO,BULAWANEWS.COM.- Bertempat di gedung futsal event Tenis Meja Bupati Cup se Indonesia Timur resmi dibuka ...