Satu Tahun Buron, Pelaku Kasus Penikaman Warga Tumobui Dibekuk Polisi

HUKRIM, BULAWANEWS.COM – Setelah buron selama sekitar satu tahun, ST alias Sevi (22), warga Desa Bombanon, Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, akhirnya tak berkutik dibekuk polisi di Sentani, Jayapura pekan lalu. Penangkapan terhadap tersangka kasus penganiayaan berat ini, berkat kerja sama antara Polda Papua dengan Polda Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Polres Kotamobagu.

Kepada awak media, Kasat Reskrim Polres Kotamobagu AKP Muh Fadli SIK mengungkapkan, tersangka Sevi dinyatakan buron oleh kepolisian, menyusul kasus penikaman yang dilakukannya terhadap Oktavianus Rembet, warga Kelurahan Tumobui, Kecamatan Kotamobagu Timur. Kasus penikaman itu terjadi pada 25 Juni 2018 sekitar pukul 23.00 wita.

“Seusai menikam korban, tersangka langsung kabur dan menghilang. Nah, dari hasil pengembangan, diperoleh informasi kalau tersangka berada di Sentani, Jayapura, wilayah hukum Polda Papua. Kami langsung berkoordinasi dengan rekan-rekan di sana, untuk menciduk tersangka,” kata Kasat Reskim.

Pada hari Minggu, 25 Agustus 2019, tim dari Unit Jatanras dan Resmob Polres Kotamobagu menjemput tersangka Sevi dan langsung memulangkannya ke Kotamobagu. Begitu sampai di mapolres, tersangka langsung dijebloskan ke ruang tahanan guna menjalani penyidikan lebih lanjut.

Adapun kronologis tindak pidana tersebut, berawal saat tersangka dan korban bertemu di suatu tempat di Kelurahan Tumobui. Tersangka dan korban bersama beberapa teman mereka, malam itu mengonsumsi minuman keras. Tak disangka, keduanya terlibat selisih paham hingga berujung penikaman oleh tersangka Sevi kepada korban Oktavinus.

Sedikitnya, lima tusukan disarangkan tersangka di tubuh korban. Akibat luka tusukan di beberapa bagian tubuhnya, korban Oktavianus harus menjalani perawatan serius. Bahkan korban sampai harus empat kali naik meja operasi, di Rumah Sakit Umum (RSU) Kandou Manado.

Usai menikam korban kemudian pelaku melarikan diri, Malam itu ketika mengetahui kejadian tersebut Tim Resmob lansung melakukan pengejaran terhadap Pelaku dibeberapa tempat di wilayah Kotamobagu, Manado sampai Gorontalo. Namun pelaku tidak ditemukan. Hingga informasi terakhir ternyata pelaku berada di Sentani Jayapura, kemudian tim Resmob bekerja sama dengan Tim Resmob Polda Jayapura, untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Setelah pelaku berhasil ditangkap. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun.

David

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

BBM Premium Langka, Polres Kotamobagu Akan Tindak Tegas Penimbun.

HUKRIM, BULAWANEWS.COM – Aparat kepolisian Kota Kotamobagu siap menindak tegas terhadap pihak menimbun bahan bakar ...