BPBD Kotamobagu Perkenalkan Serba 20 Upaya Siaga Hadapi Gempa Dan Tsunami

KOTAMOBAGU,BULAWANEWS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Budi Prayitno mengatakan pihaknya selalu siaga dalam menanggulangi serta mengurangi korban bila terjadi bencana alam.

“Rumus 20-20-20 adalah merupakan suatu gerakan dalam mengatisipasi dan meminimalisir korban jiwa bila terjadi bencana alam,” terang Budi Prayitno. Kamis (5/9/2019).

Dia menerangkan, gerakan penyelamatan diri 20-20-20 berlaku di pesisisr pantai yakni, 20 detik pertama terjadinya gempa diharapkan kita semua menjaga diri, 20 menit kedua menyelamatkan diri dari gempa, 20 ketiga adalah apabila terjadi tsunami dipesisir pantai warga mencari tempat pada ketinggian diatas dua puluh meter diatas permukaan laut

“Kita semua dari pihak BPBD selalu  memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat seperti itu, sebagai aksi taggap dalam bencana,” terang dia.

Walaupun demikian sambung Budi, kejadian gempa pertama biasanya terjadi dua sampai tiga detik, namun diprediksikan lamanya getaran pada kisaran dua puluh detik.

“Tindakan antisipasi tersebut merupakan cara paling aman dan cara yang sudah dilakukan survey beberapa kali,” tutur Budi.

20-20-20 merupakan mitigasi bencana alam pada daerah jauh dari pesisir pantai.

“Kepada masyarakat diminta tidak panik bila terjadi bencana gempa dan tsunami, hal tersebut adalah inti dari cara menyelamatkan diri,” sebut Budi.

Diapun menghimbau kepada pemilik gedung dan perkantoran agar menyediakan jalur evakuasi untuk tindakan penyelamatan  diri dari bencana gempa. (Rby)

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Curah Hujan Tinggi, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Alam

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Tingginya curah hujan di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara, termasuk di Kotamobagu, masyarakat ...