Kepala bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kotamobagu Nulisa Pudul SP.(foto robby paputungan/bulawanews.com)

Harga Beras Tinggi, “Gentanasi” Solusinya

KOTAMOBAGU,BULAWANEWS.COM.- Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kotamobagu sosialisasikan Gerakan Makan Tanpa Nasi (Gentanasi).

Menurut Kepala Disketapang Kotamobagu, Nurachim P Mokoagow melalui Kepala bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Nulisa Pudul SP, gerakan tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras.

“Melalui Gentanasi ini, masyarakat bisa menggantinya dengan mengkonsumsi jenis umbi-umbian. Layaknya beras, jenis umbi-umbian ini berupa ubi kayu, ubi jalar dan sejenisnya, mengandung karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh,” ujar Nulisa Pudul, Senin (16/9/2019).

Lanjutnya, rata-rata dan sebagian besar masyarakat masih bergantung pada komoditi beras.

“Namun, kita bisa menjadwalkan pada hari senin dengan mengkomsumsi  umbi-umbian dan pada hari seterusnya kita makan nasi seperti biasa,” tutur Nulisa.

Dia pun menghimbau, kepada masyarakat terutama ibu-ibu agar menanam tanaman berjenis umbi-umbian di pekarangan rumah, agar menu makanan yang dikonsumsi beragam demi kesehatan keluarga.(rby)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

DLH Minahasa Selatan Kunjungi Bank Sampah DLH Kotamobagu

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kotamobagu hari ini Menerima kunjungan kerja ...