Kopi Kotamobagu “Cap Keluarga” di jual berbagai kemasan

Kopi Kotamobagu ”Cap Keluarga” Pilihan Warga SulutGO

POTENSI DAERAH –  Bagi pecinta kopi bubuk pasti sudah tahu tentang cita rasa dan aroma biji kopi robusta dan torabika yang berasal dari kota Kotamobagu, Kopi “Cap Keluarga”. Rasanya yang khas menjadikan sebagai kopi yang banyak diminati orang.

Bahkan konsumennya telah merambah dan dipasarkan hingga Jakarta, Sedangkan Kabupaten-Kota di Provinsi Sulawesi Utara Gorontalo (SulutGo) hampir semua sudah memiliki peminat setia.

Usaha kopi yang dimulai dari pengusaha kenamaan Kotamobagu Frans J Langi atau akrab disapa Ko Ef ini sudah memulai usahanya sejak tahun 1985 yang sekarang dijalankan oleh anaknya Tony Langi

Bisa dikatakan pemasarannya mendominasi market kopi bubuk di SulutGO “Saat ini untuk wilayah Bolaang Mongodow Raya (BMR) di dukung dengan 6 canvas mobil masing-masing wilayah Kotamobagu, Bolsel, Bolmut, Bolmong dan Gorontalo,” terang Tonny

Ditambahkan Tonny yang menyelesaikan studynya di United Of America (USA) miliki startegi pemasaran yang mumpuni hingga saat ini tuk pemasaran kopi “Cap Keluarga” bisa dikatakan market leader  “Tentu, cita rasa tidak pernah berubah tetap sama, kami sengaja buat berbagai kemasan agar mudah dijual di warung,” tambah

Toni mengakui banyaknya saingan kopi lokal khas Kotamobagu, itu adalah hal yang luar biasa yang mana akan memberikan penguatan bahwa Kotamobagu adalah sebagai daerah produsen kopi bubuk

“Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara begitu serius untuk memperkenalkan produk kopi Kotamobagu hingga ke ke pameran di Jakarta dan ini menjadikan derah ini sebagai lumbung kopi di Sulut,” katanya

Sementara itu salah seorang Firjah Mamonto (26) warga Desa Matabulu Kecamatan Nuagan Kab Boltim, mengaku kopi keluarga tetap menjadi pilihan dirinya dan bersama keluarganya, Bukan hanya penikmat kopi keluarga juga berjualan canvas kepada warung-warung kecil yang ada didaerahnya

“Banyak peminat kopi keluarga di wilayah kecamatan nuagan, makanya beli di toko dan di kanvas kembali, sekalipun untungnya tipis tetapi lancar dan beri pilihan buat orang-orang untuk belanja” ucapnya

Untuk kemasan 250 gr dijual  Rp 23.000 125 gr Rp 12.500 begitu juga isi 10 bungkus Rp 15.000 dan 30 bungkus Rp 24.000

David W

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*