Kunjungan Tim Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tinggi Pertama ke Puskesmas Gogagoman beberapa waktu lalu

Puskesmas Gogagoman Raih Status Akreditasi Paripurna 2019

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Puskesmas Gogagoman Kota Kotamobagu naik kelas,  setelah Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tinggi Pertama melalui surat nomor YM.02.01/  VI.14/01981/2019 menetapkan Akreditasi STATUS PARIPURNA

Sebelumnya Puskesmas Gogagoman mendapat akreditasi Madya Tahun 2016 dengan pencapaian ini naik dua tingkat sekaligus, berkat kerja sama dan komitmen meningkatkan mutu pelayanan terhadap masyarakat

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu mengatakan hasil nilai tertinggi pada akreditasi Puskesmas Gogagoman, agar terus berkomitmen lebih tingkatkan pelayanan kesehatan bagi masyaralat

“Tentunya ucapan terima kasih atas semua dukungan dan support Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Walikota Nayodo Kurniawan, hasil ini adalah kerja tim, kekompakan dan kerja keras dari tim puskesmas gogagoman dan motoboi kecil untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Kota Kotamobagu,” kata Ahmad Yani, Selasa (26/11)

Ditambahkan, Ahmad Yani bagi puskesmas gogagoman dan motoboi kecil di harapkan dapat mempertahankan kinerja pelayananya

“Tidak menutup kemungkinan ke dua puskesmas tersebut akan menjadi tempat untuk studi banding bagi puskesmas yang ada di sulut,” tambah Ahmad Yani

Kepala Puskesmas Sukmawati melalui Kasubag TU Ria Mokoagow, SKM mengatakan keberhasilan dalam meraih akreditasi paripurna tidak lepas dari peran Pemkot Kotamobagu yang selalu berkomitmen dalam medukung meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat

“Alhamdulillah, predikat akreditasi paripurna berkat kerja keras semua pihak baik dari Tim Puskesmas Gogagoman, pendamping Dinkes Kotamobagu dan dukungan Lintas sektor sebagai mitra kerja puskesmas,” kata Mokoagow

“Hasil raihan ini akan memotivasi buat kami untuk tetap berupaya memperbaiki sistem mutu pelayanan di puskesmas,” sambungnya

“Karrna sesungguhnya proses penilaian survey reakreditasi hanyalah penilaian dari organisasi independen dan surveyor yg sesungguhnya adalah masyarakat,” pungkasnya

David

Apa reaksi Anda tentang artikel ini ?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Jelang Batas Akhir Progres PBB Kelurahan Mongkonai Barat Sementara 85 %

KOTAMOBAGU,BULAWANEWS.COM – Menjelang batas akhir penyetoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2019, Kelurahan Mongkonai ...