Ketua PWI Kotamobagu Gunadi Mondo

Oknum Wartawan Diduga Memeras Guru dan Kepsek, PWI Kotamobagu : Laporkan Ke Polisi

KOTAMOBAGU – Beredar kabar bergentayangan adanya oknum wartawan yang memakai kemeja Persatuan Wartawan Indonedia (PWI) yang diduga melakukan pemerasaan terhadap sejumlah guru dan kepala sekolah (Kepsek) di Kota Kotamobagu

PWI Kota Kotamobagu mendapat informasi bahwa oknum tersebut mengatasnamakan PWI, Membuat Ketua PWI Kotamobagu Gunadi Mondo angkat bicara.

Ia mengecam keras terhadap tindakan tersebut, karena mencoreng kinerja dan profesi jurnalis yang seharusnya menjadi sarana informasi yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, tindakan pemerasan ini tidak hanya melanggar Kode Etik dan UU Pers, tapi adalah pelanggaran UU Pidana Umum yang sudah seharusnya dilakukan tindakan hukum. “Karena kasus oknum wartawan tersebut jelas pelanggaran pidana dan mencoreng citra wartawan, sudah seharusnya dipidana,” katanya

Mondo meminta para korban pemerasan oknum wartawan silahkan buat laporan ke Kepolisian, ia juga mengatakan, bahwa masyarakat sekarang harus lebih cerdas untuk mengerti tugas dan fungsi wartawan, karena seorang wartawan dalam melakukan liputannya sudah jelas tidak diperkenankan meminta imbalan apapun.

“Jika ada wartawan yang datang kepada narasumber dan mengatakan dengan ancaman akan memuat sebuah berita jika tidak dikasih uang, itu patut dipertanyakan, dan jangan segan-segan melaporkan pada polisi,” tutur Ketua PWI Kotamobagu terpilih periode 2019-2022

Terhadap Oknum Wartawan tersebut, dirinya telah mengecek bahwa status keanggotaan nya sudah habis sebagai anggota PWI

“Tidak bisa memakai atribut PWI jika belum ada perpanjangan ke anggotaan, untuk sekarang kami terapkan standart ketat bagi anggota yang akan perpanjang keanggotaan harus jelas perusahaan medianya juga aktif bekerja sebagai pewarta dengan bukti berita-beritanya,” tegas Mondo

PWI Kotamobagu akan melakukan investigasi langsung ke lapangan terkait adamya laporan oknum wartawan yang berkeliaran melakukan pemerasan.

“Kepada oknum wartawan, jika terbuti adalah anggota PWI, maka akan ditindak tegas. Bisa saja KTA yang bersangkutan akan dicabut. Bahkan, kami tidak segan-segan melaporkan oknum tersebut ke aparat penegak hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkasnya

Sumber PWI Kotamobagu

.

Apa reaksi Anda tentang artikel ini ?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Jelang Batas Akhir Progres PBB Kelurahan Mongkonai Barat Sementara 85 %

KOTAMOBAGU,BULAWANEWS.COM – Menjelang batas akhir penyetoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2019, Kelurahan Mongkonai ...