dr Tanti Korompot

Dinkes Himbau Warga Kotamobagu Jangan Panik Terkait Virus Corona

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COMKepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu dr. Tanti Korompot mengimbau warga masyarakat untuk tidak panik dan resah ketika mendengar beredarnya adanya kabar warga yang diduga suspect virus corona

Diterangkannya, terkait adanya dugaan kasus yang terjadi di Rumah Sakit Kinapit, satu pasien itu sebenarnya adalah pasien baru yang pulang umroh. sehingga, bisa jadi pasien karena kelelahan kemudian mengalami sakit yang memiliki gejalah mirip virus corona.

“Adapun pasien dirujuk di Manado hanya untuk memastikan apakah pasien benar terinfeksi corona atau tidak. Sehinggah perlu diimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang tidak perlu resah namun tetap waspada dengan cara mencegah diri agar terhindar dari virus corona,” terangnya.

Meskipun isu corona tersebut telah memasuki Indonesia seperti yang diberitakan beberapa hari lalu, bahwa dua warga negara Indonesia (WNI) Dikatakan, upaya paling penting yang perlu dilakukan warga saat ini adalah dengan tetap menjaga pola hidup sehat, mulai dari kebersihan badan hingga lingkungan tempat tinggal masing-masing. Sebab pola hidup sehat dapat menangkal merebaknya virus yang dapat

“Menjaga diri dan keluarga dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan pakai sabun dan rajin berolahraga, merupakan upaya penting yang harus dilakukan. Kotamobagu hingga saat ini masih aman, karenanya kami juga ingatkan seluruh warga agar tetap waspada dan jangan panik,” katanya kepada wartawan, Kamis (4/3)

Sejauh ini, pihaknya terus melakukan pemantauan ke seluruh wilayah Kotamobagu, agar setiap perkembangan terkait jangkitan corona yang masuk ke Indonesia dapat diketahui dan Kotamobagu tetap aman dari serangan virus dimaksud. Pemantauan juga dilakukan pada setiap warga yang kerap keluar masuk daerah maupun luar negeri, begitu juga dengan pemantauan di setiap Puskesmas hingga rumah sakit.

Selain itu, pihaknya terus membangun koordinasi dengan berbagai pihak untuk pencegahan dan penanganan virus corona di daerahnya. Koordinasi dibangun dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota serta pihak terkait dalam satu komitmen untuk pencegahan dan penanganan virus corona.

“Jangan mengkonsumsi daging dari hewan yang berpotensi menularkan virus corona dan harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila deman disertai sesak nafas. Mari bersama-sama menerapkan perilaku hidup bersih, sehat dan Germas serta tak lupa memanjatkan doa kepada Allah SWT agar selalu diberi kesehatan dan kebaikan,” paparnya

Dijelaskannya, suspek artinya adalah orang yang dicurigai. Pasien yang dinyatakan sebagai suspek virus corona memiliki beberapa gejalah dari penyakit tersebut. Diantaranya, hidung berair, pusing, batuk, hingga sakit tenggorokan namun mereka masih dalam tahap menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosa pasti.

Berikut langkah yang dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona:

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang
  2. Selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (cuci tangan sebelum dan sesudah makan, cuci tangan atau bersihkan diri setelah dari tempat-tempat umum)
  3. Gunakan masker ketika berada ditempat-tempat umum, olahraga teratur, banyak minum air putih dan istirahat yang cukup.
  4. Jangan lupa untuk selalu meminta perlindungan dari Allah swt agar terhindar dari segala musibah.

(*/David)

Komentar Facebook

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Dinkes Kotamobagu Tambah 1 Unit Kenderaan dari DAK TA 2020

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu menambah 1 unit mobil guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada ...