Baznas Kotamobagu Bahas Program ZIS

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kotamobagu menggelar pertemuan guna menjalin kerjasama lebih terpadu dalam hal pemberdayaan ZIS di bidang ekonomi kreatif, Rabu (15/10)

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Kotamobagu Jainudin SP Kadis Dinas Perindusterian & Tenaga Kerja, Imran Golonda serta Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM

Ketua Baznas Kotamobagu, Jainudin SP mengatakan, fokus pemberdayaan mulai tahun ini dititik beratkan pada pemberdayaan sektor ekonomi kreatif, mengingat banyaknya bidang yang bisa disentuh melalui bantuan modal usaha.

“Ada banyak bidang usaha seperti perdagangan, pertanian, peternakan, dan termasuk sektor industeri kecil menengah, yang apabila itu diberdayakan, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kita di daerah. Ini sesuai dengan visi dan misi BAZNAS, ingin merubah mustahik menjadi muzaki, tangan dibawah menjadi tangan diatas. Kami bisa memberikan stimulus berupa perlengkapan kerja atau modal usaha kepada mereka,” papar Jain, sapaan akrabnya.

Senada dengannya, Kepala Dinas Perindusterian dan Tenaga Kerja, Imran Golonda mengungkapkan, ada bebebrapa kesesuaian program yang dapat dikerjasamakan dengan BAZNAS, seperti pelatihan keterampilan kerja.

“Kami siap mengajak BAZNAS untuk memberikan pelatihan kerja kepada para penerima dan calon penerima bantuan nanti, sehingga mereka juga mendapatkan pembekalan keterampilan”, terang Imran.

Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Kabid Perdagangan Apri Djunaidy Paputungan menyarankan, agar kiranya ada kerjasama dalam validasi dan cross check data terhadap para penerima dan calon penerima bantuan modal, termasuk upaya pengawasan dan pendampingan usaha, agar para penerima manfaat ini dapat melaksanakan kegiatan usahanya sesuai harapan.

“Kita perlu ada cross check data penerima, agar tidak saling tumpang tindih dan ini untuk pemerataan. Disamping itu juga harus ada pengawasan, sehingga bantuan modal yang diberikan betul-betul dijalankan sesuai peruntukannya,” ujar Apri.

Lewat kerjasama dengan dinas terkait ini, BAZNAS dapat memperluas skop bantuan, termasuk menambah tenaga pendampingan usaha yang dijalankan

Pengeloaan zakat merupakan ketaatan kita terhadap Undang-undang, karena zakat telah diatur dalam UU Pengelolaan Zakat  Nomor 23 tahun 2011.

Dalam UU pengelolaan zakat, lembaga yang berhak mengelola zakat adalah Baznas, dari tingkat pusat sampai tingkat daerah. Baznas dapat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna membantu mengumpulkan dana zakat dengan mengajak dinas terkait yang ada di lingkup pemerintah daerah

Komentar Facebook
x

Berita Lainnya

BAZNAS Siap Tingkatkan Kerjasama Dengan Kantor Pajak

KOTAMOBAGU,BULAWANEWS.COM – Guna mendukung penyerapan pajak dan zakat di Kotamobagu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota ...