Pasar Serasi Kotamobagu

Sejumlah Pedagang Tak Setuju Direlokasi, Minta Tuntaskan Dulu Kasus Dugaan Korupsi di Pasar Genggulang

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Keinginan Pemkot untuk merelokasi Para pedagang di Pasar Serasi dan Pasar Ikan ke Pasar Genggulang menuai polemik. Pasalnya, sejumlah pedagang tidak setuju atau menolak untuk direlokasi, mengingat saat ini Pasar Genggulang sedang dalam proses Penyidikan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu terkait Kasus Dugaan Korupsi.

Untuk itu, para pedagang meminta agar proses hukum di pasar tersebut terselesaikan dulu, mengingat Jangan sampai ketika mereka mulai menempati pasar tersebut tiba-tiba Pasar tersebut disegel karena merupakan Barang Bukti atas Kasus dugaan Korupsi.

Peter Rasubala salah satu pedagang saat diwawancarai Bulawanews.com mengaku, tidak ingin direlokasi ke dikarenakan, beberapa waktu lalu  ia mendapatkan Informasi di Media Online, bila saat ini pihak Kejari Kotamobagu sedang melakukan penyidikan atas Kasus dugaan Korupsi di Pasar Genggulang.

“Pembangunan Pasar Genggulang kan saat ini sedang diperiksa oleh Kejaksaan, harusnya itu dituntaskan dulu, Sebab, kalo nyanda, pas torang so asik-asik bajual kage timbul masalah mo segel lei tu pasar,” ujar Peter dengan logat bahasa daerah, Minggu (31/1/2021)

Senada diungkapkan pedagang ayam Adri Raden, Dirinya meminta Pemerintah harus bersikap adil, di mana semua pedagang harus dipindahkan, termasuk pasar atas. Namun yang terpenting tempat mereka berdagang nanti, tidak sedang bermasalah Hukum apalagi Kasus Dugaan Korupsi.

“Semua harus dipindah, dan Pasar yang akan ditempati harus betul-betul tidak sedang tersandung kasus. jangan lagi nanti torang bajual, Kejaksaan mo datang mo klaim atau segel kong pedagang mau kemana,” ungkap Raden yang diamini oleh Hamzah, Baha,Husein,Midun, Ulan, Mul, Om Pono dan Mama Tari yang juga merupakan pedagang setempat.

Ketika ditanya pernah berjualan dipasar Genggulang, dengan nada kesal, ia mengatakan bila di pasar tersebut sangat sepi pembeli, saat berjualan di pasar tersebut, ia bukannya mendapatkan untung malah harus lunasi hutang di Koperasi

“Mampus, disana cuma utang di koperasi yang banyak, nyanda ada keuntungan kalo cuma di Koperasi banyak torang pe utang,” ungkap Raden

Protes juga diungkapkan oleh salah satu pedagang terlama dipasar Ikan, Rustam, Ia mengaku sudah tiga puluh tahun berjualan di pasar ikan serasi dan tidak setuju bila direlokasi.

Dirinya berpendapat, persoalan hukum yang saat ini sedang berjalan bisa membuat rasa kekuatirannya ketika berjualan disana bila dipaksa untuk pindah.

“Saya tidak setuju mau di pindahkan disana, harus selesai dulu persoalan dengan pemeriksaan Kejaksaan,” tandas Rustam.

Sekadar Informasi, saat ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu tengah melakukan pendalaman kasus dugaan kasus korupsi di Pasar Genggulang, di mana beberapa waktu lalu, Kadis Disperindagkop – UKM telah diperiksa di Ruangan Kepala Seksi Intelejen Kejari Kotamobagu.

(David)

Komentar Facebook
x

Berita Lainnya

Pemkot Bersama Kejari Kotamobagu Gelar Sosialisasi Pencegahan Korupsi Di Kalangan Pendidik

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pendidikan (Disdik) bekerja sama dengan Kejaksaan ...