Konfrensi pers yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kominfo Kotamobagu

Soal Protes Oknum Nakes, Begini Jawaban Managemen RSUD

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM – Terkait dengan protes salah satu nakes, soal pemabayaran upahnya di RSUD Kotamobagu, mendapat penjelasan dari pihak manajemen RSUD, Rabu (14/4/2021).

Penjelasan tersebut diterangkan Kepala Bagian Administrasi Umum, RSUD Kotamobagu, Hendri Kolopita, dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kominfo Kotamobagu,

Menurutnya, aksi protes yang dilakukan oleh oknum bidan yang menuntut pembayaran gaji tidak memiliki dasar. Sebab, hingga saat ini para THL belum mengantongi SK THL tahun 2021.

Hal tersebut kata Hendri, sudah disampaikan pada apel perdana tanggal 4 Januari 2021 , bahwa belum ada kabar terkait perekrutan THL.

Meski begitu, Hendri mengaku, tidak melarang bagi siapa saja yang masih tetap ingin bekerja, namun dengan ketentuan selama belum ada SK, mereka berstatus tenaga sukarela.

“Itu sudah disampaikan pada apel perdana. Pengangkatan THL 2020 berakhir pada Desember 2020, dan bukan hanya RSUD Kotamobagu saja, tapi juga termasuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga tidak ada alasan tuntutan pembayaran hak tiga bulan mereka harus dibayarkan. Apa dasar untuk membayar, sedangkan SK THL saja belum ada,” kata Hendri.

Dirinya menambahkan, manajemen RSUD tetap akan membayar gaji tenaga bidan dan perawat yang sudah bekerja mulai Januari sampai Maret 2021. “Setelah terbit SK THL, baru gaji mereka kita bayarkan,” ujar Hendri.  Kevin/David

Komentar Facebook
x

Berita Lainnya

(Foto : Ilustrasi)

Update Kasus Covid-19 Kotamobagu 1 Oktober 2020, 1 Kasus Positif, 4 Orang Sembuh

KOTAMOBAGU, BULAWANEWS.COM –  Perkembangan kasus Virus Corona di Kota Kotamobagu bertambah 1 Kasus dan 4 ...