Buah semangka yang diposting di grup jual beli

Potensi Bisnis Buah di Kotamobagu Kian Menjanjikan

KULINER, BULAWANEWS.COM – Selain bisnis kuliner seperti restoran atau rumah makan yang cukup menjanjikan di Kota Kotamobagu

Jual buah-buah cukup menjajikan mengingat perkembangan ekonomi dibawah pemerintahan Wali Kota Tatong Bara bersama Wakil Wali Kota Nayodo Kurniawan memberikan potensi perputaran uang sangat baik

Apalagi dengan situasi pandemi Coviid 19 yang belum bisa dipastikan berakhir membuat warga meyakini mengkonsumsi buah secara rutin bisa menangkal virus berbahaya termasuk Covid-19.Karena dengan mengkonsumsi buah, daya tahan atau imun tubuh akan tetap terjaga.

Bahkan laman Facebook Forum jual beli Kotamobagu dipenuhi dengan tawaran buah segar kepada Neitizen

Seperti pengakuan Linda Kobandaha, warga Kotamobagu Selatan. Menurutnya, setiap pekan dirinya membeli berbagai macam buah segar untuk konsumsi rutin keluarganya. “Sejak ada pandemi, stok buah di rumah tidak pernah habis. Kulkas selalu terisi,” ungkap Linda.

Pun halnya dengan Anita Paputungan, ibu rumah tangga asal Desa Tanoyan, juga mengakui menjadi rajin mengkonsumsi buah sejak ada pandemi Covid-19. “Jus olahan dari buah segar, tiap pagi saya konsumsi,” ucapnya.

Meningkatnya minat masyarakat mengkonsumsi buah, menjadi berkah bagi pedagang buah selama pandemi ini. Omzet mereka tetap seperti biasa sebelum pandemi melanda.

Ahmad Hasan, penjual buah di sekitar Lapangan Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, mengakui itu. “Per bulan bisa Rp10-15 juta keuntungan,” kata Hasan. Menurutnya, buah lokal paling diminati masyarakat Kotamobagu.

“Mangga, rambutan dan jeruk. Tapi saya menjual semua jenis buah di sini. Adakala pasokan buah dari luar daerah seperti salak dan rambutan masuk, itu juga banyak dibeli masyarakat,” katanya.

Ada juga apel, anggur, semangka, melon, buah naga, buah pir, sankis, jeruk mandarin dan alpukat yang dijualnya.

Buah yang ada ia jual per kilogram dan ada juga dijual satuan. Ia mengakui jika penerapan protokol kesehatan yang ketat juga menjadi faktor jualannya lancar. “Pembeli wajib memakai masker dan mencuci tangan, apalagi tangan menyentuh buah-buahan,” ujarnya.

Dia ikut menyampaikan harapannya supaya pandemi Covid-19 segera berakhir. “Supaya anak-anak sudah bisa masuk sekolah, aktivitas masyarakat normal lagi tanpa takut ada virus,” tandasnya. (*Man)

 

 

Komentar Facebook