Proyek Pengendali Banjir Segmen Dumoga PT. Siltro Putra Mandiri, Dapat Apresiasi Warga

Bolmong, Bulawanews.com — Proyek Pembangunan Bangunan Pengendali Banjir Sungai Ongkak yang dikerjakan oleh PT. Siltro Putra Mandiri dengan anggaran 29 Miliar lebih tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasakan manfaat akan pembangunan tersebut. Pasalnya, hampir setiap tahun dimusim penghujan selalu terdampak luapan banjir sungai tersebut.

Dari hasil wawancara Wartawan media ini,  Selasa (16/11/21),  kepada salah satu warga mengatakan bahwa dengan adanya proyek tersebut diharapkan dapat mengurangi ataupun mencegah banjir dimusim penghujan nantinya.
” Puji Tuhan, semoga kedepannya kami tidak akan kebanjiran lagi, sebab tahun-tahun sebelumnya didesa kami ini sering sekali air naik (banjir), ” Ujar salah satu warga Desa Siniung.

Disamping manfaat pencegahan banjir, disisi lain dengan adanya proyek warga terbantukan dengan ikut bekerja dalam proyek tersebut, sehingga dimasa pandemi seperti saat ini mendapatkan penghasilan tambahan.

Dipihak Pelaksana, kepada media ini beberpa waktu lalu mengatakan kegiatan pekerjaan inj hanya sampai 240 hari kalender.
“Jadi dengan kata lain kami harus berpacu dengan waktu mengingat saat ini juga cuaca tidak menentu, tapi tetap kami targetkan akan rampung sesuai waktu.” Jelas Pak David selaku pengawas perusahaan.

Ditambahkanya juga, untuk pekerjaan yang cukup memakan waktu yaitu yang ada di desa Dumoga, sebab sebagian bahannya dipesan langsung dari luar pulau, sebab harus mengikuti spek yang suda diatur.

Untuk diketahui, paket pekerjaan yang dikerjakan oleh PT. Siltro Putra Mandiri terbagi di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Dumoga, Kec. Dumoga Tenggara, Kec. Dumoga Timur dengan nilai Kontrak, Rp. 29.687.617,165,23 dengan waktu pekerjaan 240 hari kalender.

(Salman)

Komentar Facebook
x

Berita Lainnya

Menampilkan Budaya Mongondow Di Tanah Jawa , Ganjar Pranomo Apresiasi Bogani Fest KPMIBM Yogyakarta

NUSANTARA, BULAWANEWS.COM —Gempuran kecanggihan teknologi dan arus pop modern belum menyebabkan pemuda Mongondow melupakan adat ...