Wow ! Diduga Oknum Penyidik Diskrimum Polda Sulut Minta Sejumlah Uang ke Pelapor

Manado, Bulawanews.com —  Tak terima laporannya dihentikan tanpa ada kejelasan, pelapor atas nama Yana Naba warga Desa Nonapan, Kecamatan Poigar, Bolmong, meminta kepada Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Mulyatno untuk menindaki oknum Penyidik Diskrimum Polda yang diduga meminta sejumlah uang dengan alasan  memperlancar proses penyelidikan dan memohon agar laporannya dibuka kembali.

Hal ini diungkapkan Yana Naba kepada awak media di kediamannya, Sabtu, ( 19/03/2022), bahwa dirinya merasa tidak puas dan kecewa dengan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik Diskrimum Polda Sulut. Pasalnya, laporannya tersebut dinilai sudah cukup bukti dan saksi, bahkan beberpa orang terlapor sudah mengakui kesalahan mereka didepan penyidik, namun sangat disayangkan oleh penyidik menyatakan bahwa dalam hasil gelar perkara laporan tersebut tidak cukup bukti sehingga dihentikan.
” Oleh oknum penyidik Saya dimintai sejumlah uang untuk makan minum peserta gelar. Tidak hanya itu, dengan dalih memperlancar proses penyelidikan saya juga diharuskan membayar biaya 5juta rupiah kepada penyidik, tapi kenapa kok laporan saya malah dihentikan.!? ” Ungkap Yana Naba.

Dengan mata berkaca-kaca Ibu Yana melanjutkan, segala daya dan upaya telah dilakukannya untuk menuntut keadilan terhadap dirinya, termasuk melaporkan oknum penyidik tersebut ke Propam Presisi dan masih menunggu penindakan.
” Saya sudah melapor ke Polres Bolmong, dan Kotamobagu, oleh teman polisi disuruh melapor ke Polda, namun sampai di Polda sama saja, laporan saya dibikin se ribet ini.!?, Sebenarnya saya tidak akan bicara begini di media, hanya saja saya kecewa dengan kinerja penyidik yang menangani laporan saya, Pasalnya setiap gelar perkara saya tidak pernah diikutsertakan dan terkesan sengaja disembunyikan dari saya, tiba- tiba SP2HP sudah keluar menyatakan laporan saya dihentikan, ada apa ini!? ” Beber Yana penuh tanya.

Melalui media ini, ditambahkannya, Yana Naba berharap banyak kepada Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno agar permohonan DUMAS yang telah diajukan segera diproses dan meminta agar dirinya bisa dihadirkan dalam gelar perkara.
” Saya minta agar saya turut dihadirkan dalam proses gelar perkara, sebab penyidik yang menangani laporan saya kelihatannya tidak paham maksud dari laporan saya sehingga bahan yang diajukan dalam gelarpun tidak sesuai. Padahal sudah berkali-kali diterangkan bahwa yang dilaporkan adalah “Keterangan Palsu Dibawah Sumpah dan Laporan Palsu”, namun oleh penyidik selalu diarahkan ke sumpah palsu sehingga bahan gelarpun berubah. ” Jelas Yana.

Dilain pihak, saat dikonfirmasi via whatsapp, Sabtu, (19/03/2022), peyidik yang menangani laporan Yana Naba tersebut saat ditanyakan adanya dugaan permintaan sejumlah uang kepada pelapor mengatakan, bahwa sepengetahuannya sebagai penyidik tidak pernah meminta apapun dari pelapor, dan selaku penyidik dirinya selalu mengikuti apa yang diperintahkan oleh kanit.

” Biar Kanit aja yang jawab, sebab saya hanya penyidik, saya hanya mengikut apa yang diperintahkan oleh Kanit, ” Terang Penyidik YN

Sementara itu Kanit Diskrimum Polda, Kompol Djon B Tentero, saat dihubungi via telepon mengatakan bahwa tidak ada permintaan sejumlah uang kepada pelapor.
” Tidak tahu, tidak ada itu, ” Jawab Kanit

Namun demikian, pelapor berharap kiranya Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Mulyatno dapat mengambil tindakan tegas kepada oknum-oknum penyidik yang menangani laporannya, agar bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat atas kinerja kepolisian.

” Justeru saya berharap bisa menghadap pak Kapolda, biar nanti saya buka semua ke beliau kelakuan oknum penyidik itu, masa laporan saya sudah terpenuhi semua bukti dan saksi kok malah dihentikan,” Pungkas Yana Naba.

(Man)

Komentar Facebook
x

Berita Lainnya

Pemkot Utus FAD Pada Peringatan Hari Anak Sedunia

BULAWANNEWS.COM,KOTAMOBAGU-Forum Anak Daerah (FAD) Kotamobagu, mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan peringatan Hari Anak Sedunia (HAS) dan ...